Labels

Showing posts with label Sermon. Show all posts
Showing posts with label Sermon. Show all posts

Insight 24 July 2018 (part two) | Free will vs His will

Melanjutkan apa yang saya sampaikan kemarin di sini, hari ini saya usahakan sampaikan secara singkat dan tuntas, hehe. Setelah diingatkan untuk fokus hanya kepada Tuhan dan bukan kepada kekhawatiranmu/Mamon (baca atius 6:24 versi AMP untuk penjelasan lebih detail perihal mamon), diingatkan lagi bahwa sendi dunia ini sudah mau rontok, apa lagi yang sesungguhnya mau dikejar? Saya langsung terpikir, mau kejar mamon mau seperti apa lagi dan mau sebanyak apa? Jika bumi ini berlalu, apa gunanya pula mamon yang kita kejar itu?


Fokus kepada Tuhan. Tuhan tau apa yang kau butuhkan, dan Tuhan tau apa yang diinginkan dan dirindukan hatimu. Fokus kepada Tuhan, apa yang hatimu inginkan akan berbalik mengejar engkau.


Dan yang membuat saya lebih terkejut adalah saya sekilals sempat memikirkan perihal pasangan hidup, dan selang beberapa detik, pendetanya berkata bahwa tidak perlu khawatir dengan pasangan hidup, kok bisa pas bener. Berasa ditegor. Hehe.


Lalu, di tengah kekhawatiran dan ketakutan saya dalam menjalin hubungan, tiba-tiba saya mendapat pemikiran, seperti Tuhan berbicara kepada saya, karena rasanya saya ditenangkan. Saya dengar Dia menjelaskan kepada saya, pasangan hidup yang dari Tuhan, pasti yang terbaik dan semua ada di dalam rencana-Nya. Apakah kau percaya rancangan-Nya adalah yang terbaik? Apakah kau percaya bahwa Tuhan yang memegang kendali atas hidupmu?


Sebelumnya, saya khawatir akan keadaan hubungan yang hancur, ditambah lagi jaman now gitu, banyak banget kisah rumah tangga yang hancur, dan beberapa saya dengar sendiri dari orang-orang yang dekat dengan saya. Dan saya diingatkan lagi, manusia hanya bisa melihat 1 frame hidupnya dalam 1 waktu. Jika kamu liat secuplikan cerita atau hanya 1 episode saja, maka kelihatannya tidak baik. Tapi jika kau lihat dari keseluruhan cerita, bisa jadi apa yang terlihat tidak baik sesungguhnya membawa kebaikan.

Hey! Tuhan kita adalah Tuhan yang lebih dari mampu untuk merubah sesuatu yang buruk menjadi sesuatu yang baik. Dia bukan hanya lebih dari mampu, tapi Dia uda spesialisnya kalau boleh saya katakan. Seperti kisah-kisah populer di alkitab, mulai dari Abraham yang harus menanti lama sampai mendapatkan Ishak, kisah Yakub yang harus mengembara dulu, kisah Yusuf yang harus dibuang dan dijual dulu, kisah Daud yang melewati berbagai macam hal yang kelihatannya menyakitkan. Di balik semua yang terlihat bikin galau itu, ada kisah yang indah.


Dan saya jadi memahami. Itu lah sebabnya kenapa penting untuk dekat dan mengenali suara Tuhan Allahmu. Karena jika kita dekat dengan hati-Nya, masakan kita bisa tidak mengenali arahan-Nya? Apapun yang terjadi dalam hidupmu, semua ada dalam rancangan-Nya, tidak ada yang kebetulan, bahkan jika sesuatu yang kelihatannya sial atau malang.

Dan saya dapat insight, betul Tuhan memberikan manusia free will, karena Tuhan ingin hubungan dengan manusia, bukan robot toh. Tapi, kehendak-Nya lah yang terlaksana. Walaupun kamu punya free will, tetap hidupmu ada dalam kendali-Nya. Bukan karena Dia otoriter terhadap kamu, tapi justru karena Dia terlampau mencintaimu, sehingga Dia hanya rancangkan yang terbaik bagimu.

Contoh :
Seorang anak pastinya punya kehendak bebas, tapi jika apa yang akan dilakukan akan membahayakan dirinya, apakah orang tua dari anak tersebut akan mengambil tindakan untuk mencegah hal buruk terjadi atas anaknya? Yang manusia saja ingin melindungi anaknya, apalagi Bapa kita di surga.

Jadi, fokus sama Tuhan, kenali suara-Nya. Hal itu jauh lebih penting, karena kamu bisa menghindari hal-hal yang bisa mendukakan hatimu. Pergunakan free will kamu dengan bijaksana dan bertanggungjawab. Dan jika pun kebablasan, Tuhan lebih dari sanggup mengubah kemalangan menjadi kebaikan. Dan percaya lah, bahkan sekalipun hal yang kelihatan buruk terjadi, semua itu ada dalam kendali Tuhan dan Dia yang Maha Tahu sudah lebih dahulu tahu sebelum hal itu menimpa engkau. Masalahnya, seandainya Dia memberi peringatan kepadamu, apakah kamu bisa mendengar-Nya? Atau lebih tepat pertanyaannya, jika Dia berbicara, akan kah kau taat kepada suara-Nya?


___________________________________ ****************************** ___________________________________



This post is part two from this post. I try to make it simple and finish it in this post.



After I have been reminded about focus only to God instead of your worries, I am also been reminded that this world is going to fall, so, what mammon (Matthew 6:24, AMP) are you chasing of? And then I thought, what kind of mammon I am chasing and how much more I need? If this earth shall passed, what's that mammon used for?

Focus on God. He knew what you need and what your heart desired. Focus on God, so what you chasing for will be turning to chase you.


And what surprise me was that I at a glance thought about spouse, the pastor told us to not worry about your future spouse. I feel like, "what? I just thought about that and what a coincidence you remind me to not worry about that"


I was afraid of building any serious romantic relationship. I worry about that because nowadays so many marriage failed. I heard some stories about how it ruin, and some stories are from people around me. And then, suddenly I got insight, like God is talking to me, because I feel calm and comfort. I heard He remind me, my future spouse from God should be the best suit me and all is in His control. What matter is, do you believe that His plan is the best plan? Do you believe that God is in control?

If you don't believe, you can't let Him to guide you.



And then I am reminded that human can only see one frame/one episode of the whole story at a time, so you can easily think that what happen is not a good thing. But, if you look to whole story, you can see, what looks like a bad thing at the beginning, actually bring a good thing in your life.


Hey! Our God is more than enough to turn that bad things to a good things for you. And not only you who have to go through hard time. Look at Abraham, he had to wait many years before Isaac born. See Jacob, he have to run away from his brother that want to kill him. Look at Joseph, he been sold to be a slave, way before he become someone so powerful in Egypt. Look at David, he have to go through many hard time before and after he became a king. But one thing for sure, there is a sweet and beautiful ending for all of them.


And I understand now, why it is so important to be close to His heart and recognize His voice. If we close to Him, we can easily recognize His voice so we don't have to go through a bad situation or wrong decision. Whatsoever happen in your life is in His control. There are no coincidence, even bad things happen in your life.

And I got insight. It is true that God gave us free will, that why we are human, not a robot. But do remember, only His will, will be done. Even you have free will, your life still in His control. It's not because He want to dominate you, but because He loves you so much so He only gave the best plan for you.


I give you example :
A child must be have his/her free will, but if that child is going to do something dangerous for himself/herself, you as a parent, will u let it happen or you will try to stop it and avoid it to be happen? If you say you will try to stop it, as a human, u try to protect your child. How come our Father in Heaven just sit down and watch?? He must be try hard to avoid us from "bad luck".


So, focus on God, know His voice. Because it is way more important, because you can avoiding those "bad luck" or bad things happen toward you. Use you free will with responsibility and wisely. And if you already make a decision that looks like leading you to bad things in you life, remember, our God is more than able to turn it out as a good thing.

And trust Him. Even bad things happen, all in His control. And He already knew what will going on.
What matter is, if He speaks to you, can you hear His voice? Or, if you can hear to His voice, will you listen and obey to His guidance?

Insight 24 July 2018 | FOCUS ON GOD

Please scroll down for English. Enjoy your reading!



Halo semua!
Apa kabar kalian semua???
Semoga semua dalam keadaan baik dan dalam penyertaan Tuhan ya. :)


Hari ini saya menemani mama ke acara KKR di gereja si mama.
Bukan kebetulan saya hadir, karena saya dapat banyak reminder dari Tuhan.
Yes, aku percaya sih gak ada satu pun yang kebetulan di bawah kolong langit ini. Semua dalam kendali dan dalan rancangan-Nya.


Awalnya sih aku gak mudeng ya waktu pendetanya khotbah. Setelah sekian lama berlalu dan kurang lebih uda sepertiga khotbah, aku ngeh akhirnya dengan isi khotbahnya. Eits, bukannya lemot, tapi baru perdana denger pendeta yang ini khotbah dan cara bicara orang kan beda-beda, dan menurut aku, beliau gak jelaskan terlebih dahulu awalnya, langsung masuk ke poin-poin khotbahnya, bingung lah saya. Hehe.


Khotbahnya saya pahami dan jadi beberapa poin bagi saya. Saya share dengan dipecah mungkin ke satu sampai tiga posts ya. Ya, anggap aja jadi series. Hihihi.
Sekarang masuk ke poin pertama dulu ya.



Apa inti khotbahnya?
Beliau dengar Tuhan berbicara kepada beliau, generasi penyembah yang salah akan berakhir, dan generasi penyembah yang benar akan datang dan sudah datang.
Mengacu ke kisah pembicaraan Yesus dengan seorang wanita Samaria di dekat sumur Yakub.(Yohanes 4:21-24)

Secara budaya, saat itu, jika kamu ingin berdoa dan memberi korban, kamu harus naik gunung tertentu (bukan sembarangan gunung) dan kamu harus menghadap ke Yerusalem, agar doamu dikabulkan.


Berdoa dan persembahan itu baik, tapi tidak benar. Karena harus naik ke gunung tertentu dan menghadap tempat tertentu baru doanya bisa dikabulkan. Kalau gak melakukan sesuai syarat itu, maka doanya gak akan dikabulkan.

Jika di adaptasi ke masa saat ini, orang jadi berpikir harus ke gereja tertentu baru diberkati, harus ke pendeta tertentu baru mukjizat terjadi. Oh, come on! Fokus bina hubungan dengan Tuhan yang kau sembah, bukan tata cara agamawi. Look at Him!

Fokus utamamu adalah membangun hubungan dengan Allah Bapa, Tuhan kita. Dan benar, caranya adalah dengan komunikasi yang disebut doa itu. Tapi tidak ada keharusan hadir di gereja tertentu atau berdoa diwakili oleh pendeta tertentu baru doamu di dengar Tuhan. Tapi, saat ini,  masih banyak anak Tuhan yang kalau berdoa, percaya mukjizat terjadi atau doanya dijawab karena melalui perantaraan hamba Tuhan tertentu.


Hey! Tuhan Yesus sudah datang dan mati di kayu salib agar engkau bisa layak untuk menghadap ke hadirat Bapa dan menyampaikan keinginan hatimu secara langsung, berdoalah di dalam nama Yesus.

Dan juga saat kamu berdoa atau menyembah, jika sedang ada dalam hadirat Tuhan, FOKUS hanya kepada Tuhan, jangan fokus sama masalah di hati dan pikiranmu, sehingga engkau gak bisa sungguh-sungguh masuk ke dalam hadirat Tuhan dan menikmati hadirat-Nya. Dan tanpa kamu sadari, hal ini juga bentuk penyembahan yang tidak benar.


Langsung teringat sama khotbahnya Ko Jonny Herjawan yang judulnya "Irony of true riches and the tirany of wealth' (boleh tuh kalau teman-teman mau dengarkan, saran saya beli DVD-nya ya, bisa di dapatkan di Insight Unlimited. Psst! Saya gak di endorse, ini sungguh hanya referensi). Di khotbah itu, dibahas perihal kamu berdoa kepada Tuhan tapi kamu menyembah allah lain dengan kekhawatiranmu.


Rasanya "jleb" gitu dah!
Benar-benar ya, Tuhan tuh dahsyat. Cara Dia memberikan pengertian kepada kita sungguh di luar dugaan tapi saat kita tarik benang merah, dua sermon dari dua pastor yang berbeda ini dengan poin yang disampaikan berbeda, tapi bisa memberi saya kejelasan tentang apa yang Tuhan kehendaki dari saya. Yaitu fokus hanya kepada Tuhan saat saya berdoa menghadap hadirat-Nya.

Saya akui, malam itu, saat sedang menyembah Tuhan, awalnya saya fokus, tapi akhirnya apa yang saya pikirkan dan saya khawatirkan menguasai pikiran saya sehingga saya seakan mendadak keluar dari hadirat Tuhan, coba masuk lagi, tapi rasanya kok malah susah karena kekhawatiran saya terdengar lebih keras di kepala saya.


Bagaimana mau lebih baik kalau saya aja gak fokus sama Tuhan yang merupakan sumbernya (Yohanes 15:1-8). Kalau kita tidak terhubung dengan sumber, tenaga kita dari mana? Saya jadi paham, hal yang kelihatannya sepele itu, sebenernya ada di bawah kendali saya, mau saya entertain gak di saat kekhawatiran datang dan mengusik waktu saya bersama Tuhan baik dalam doa ataupun penyembahan. Karena hubungan dengan Tuhan itu sangat penting.

Pernah gak sih kamu mengalami hal yang sama?
Berpikir harus ke gereja tertentu atau minta di doakan oleh pendeta tertentu agar diberkati atau dikabulkan doanya?
Pernah gak sih waktu lagi berdoa atau menyembah Tuhan lalu kamu mendadak terusik oleh kekhawatiranmu? Atau malah kamu super konsentrasi kalo uda dalam hadirat Tuhan?



Untuk point pertama segini dulu, besok saya update apa sih pentingnya memahami point ini.
See you at next post!
GBU!




------------------------------------------------ *************************************** ------------------------------------------------


Hi All!
What's up??
I do hope you in a great condition and in God's love.


Tonight, I accompany my mom to come to Revival service at her church.
It is not a coincidence that I came to that service, because I got so many reminder from God.


At beginning, I don't really understand what's pastor try to teach us. Because this is my first time listening to this pastor message. Every person have different speaking style, and in my opinion, he not giving any prologue first, but jump straight into his sermon's point. After one third of sermon, I finally got it.


After I listening to his sermon, I got some points. So, it will be long if I write it down in one post, so I decide to separate it to one-to-three posts. Let's move to the first point.



What's the core of that sermon?
He said that he heard God told him, that generation of wrong worshipers will be gone and the generation of true worshipers will come and already come. This is based a story on John 4:21-24.
A story of Jesus's conversation with Samaritans woman near Jacob's well

Culturally, back then, if you want to pray and give a sacrifice, you must go up on a certain mountain (not at random mountain) and you have to face toward Jerusalem, so your prayer will be granted.
What they did (prayers and sacrifice) is a good deeds, they doing good, but it is wrong.
Because they did believe that they have to go to certain mountain and facing toward Jerusalem so they prayer will be granted, if they don't do so, their prayer will not be granted.


If those situation "translated" to nowadays, it will looks like a believe that you should come to certain church so you can be blessed or you have to come to a certain pastor so miracle will happen. Oh come on! Focus on building relationship with God you worshiped, not religious procedures! Look at Him!


Your main focus is building relationship with God. And it is true, the way you building relationship is with communication called prayers. But there is no requirement to come to certain church or asking for a certain pastor to pray for you so what you pray for will be heard by God. But, nowadays, many Christians believe that miracle will happen or they prayers will be answered because of certain pastor pray for them.

Hey! Jesus came and died so you can come to Father in Heaven's presence and directly communicate what your heart's desire and pray in Jesus's name. And when you pray or worship Him, if you are in His presence, FOCUS ONLY TO GOD, don't focus on what trouble your heart and mind so you can't enjoy His presence completely. And without you realizing it, this too are wrong worshiping!


And when I heard that, I reminded of Ps Jonny Herjawan's sermon titled "Irony of true riches and the tyranny of wealth", sadly this sermon is in Bahasa Indonesia, if not, I would like to recommend you to listen to this sermon. It is available in CD and DVD, but I suggest to watch DVD so you can understand more clearly.

In that sermon, Ps Jonny explain about you can worshiping God and false god at the same time! Because you are worshiping God but at same time, you fill you mind and heart with worries.


I feel it hit me! God is really amazing. I already heard Ps Jonny's sermon for many times, I already know but tonight, I got hit and I do really understand. I know what God's want from me. He wants me to FOCUS ONLY TO HIM when I come to His presence. 



I admit, tonight, when I worshiping God, at first I can focus only to Him and I feel His presence, but end up, my worries come and feel my mind and heart, so suddenly I feel that I am already out of His presence, and when I try to re-focus, I find it harder because my worries sound more clearly and louder in my mind and fill my heart.

How can I be a better person if I can't focus on Him? He is our sources (John 15:1-8). If we are not connect to Him who is our source, how we got power to facing this world? I understand now, things that look so small, and it is actually under my control, will I entertain my worries when it come and ruin my meditation time?


We should understand  how important it is to connected with God.


Have you ever feel the same thing as I did?
Have you ever think that you should come to certain church or asking a certain pastor to pray for you so you can be blessed or so your prayer will be answered?
Have you ever distracted by your worries when you are meditating or worshiping God? Or you are so focus into His presence?


It is just a first point (as I said it will be long if I write all in one post), tomorrow I will continue at next post, why it is so important to understand this very first point.
See you at next post!
GBU!

IMAGINATION

Feast 04 Februari 2017

Tema Februari : The best year ever
Topik hari ini : IMAGINATION


Imajinasi kalian sangat penuh kuasa. 
Masa depan yang penuh harapan, penuh kasih karunia dan luar biasa bisa didapatkan karena Anda percaya. 
Jika ingin tahun ini menjadi tahun terbaik, jadikan alkitab teman terbaik Anda.



Berikut ini adalah kisah tentang seseorang yang berani bermimpi besar.

Kejadian 37:6-11 MSG
He said, “Listen to this dream I had. We were all out in the field gathering bundles of wheat. All of a sudden my bundle stood straight up and your bundles circled around it and bowed down to mine.”
His brothers said, “So! You’re going to rule us? You’re going to boss us around?” And they hated him more than ever because of his dreams and the way he talked.
He had another dream and told this one also to his brothers: “I dreamed another dream—the sun and moon and eleven stars bowed down to me!
When he told it to his father and brothers, his father reprimanded him: “What’s with all this dreaming? Am I and your mother and your brothers all supposed to bow down to you?” 
Now his brothers were really jealous; but his father brooded over the whole business.

Yusuf menceritakan tentang mimpinya kepada saudaranya tapi mereka tidak menyukainya
Pelajaran yang kita dapatkan : Berhati-hatilah kepada siapa Anda men-share mimpi Anda.Kalau Anda bercerita kepada orang yang salah, mereka akan merendahkan Anda.


Kembali ke kisah Yusuf. Suatu hari impiannya jadi nyata tapi dia harus kerja keras dan banyak berimajinasi untuk mewujudkannya. Banyak problem dan tantangan yang harus dihadapi, tapi akhirnya jadi kenyataan karena Tuhan sudah berfirman demikian.


Mungkin saat ini kamu melewati masa sulit, tapi God is in control. Buatlah Firman-Nya sahabat Anda dan jadi bagian hidupmu.
Saya tidak tahu apa yang sedang Anda alami saat ini, mungkin suatu hal yang sulit, tapi seperti Yusuf, ada harapan.


Jika kamu sedang melewati hal yang sangat sulit dalam hidupmu, bayangkan ini. Jika bola basket jatoh di tempat yang keras, memantulnya akan lebih tinggi. Sedangkan jika bola tersebut dijatohkan ke tempat yang lembut, maka tidak memantul.

The harder your life, the higher you bounce. 

Semakin keras cobaan hidupmu, semakin tinggi kamu akan memantul. Terkadang kita ingin hidup kita lunak tapi bola itu tidak akan memantul.


Yeremia 29:11 (GNT)
I alone know the plans I have for you, plans to bring you prosperity and not disaster, plans to bring about the future you hope for. 


Jika kita bicara tentang masa depan yang kita inginkan, Tuhan sudah mengetahuinya.
Tapi untuk dapat the best year, kita harus lakukan sesuatu, kita gak bisa cuma duduk saja. Dan kita bisa mulai di dalam pikiran kita. Mulai melukiskan hal-hal indah dalam pikiranmu. 
Masalah kita adalah kita melukiskan hal buruk karena ketakutan kita dari hal yang tidak kita tahu dan tidak kita pahami. 

Paint beautiful paintings.


Berikut ini 2 hal yang harus dilakukan untuk menggambarkan sesuatu dalam pikiran anda:

1. Every thought in your mind is a brushstrokes in the canvass of your imagination

Apa yang kamu bayangkan di pikiranmu bisa jadi kenyataan.
Pikiran kita seperti magic canvass.
Tahun ini apa yang Anda bayangkan?


2. What you imagine can become real.

Apakah kamu bangun untuk sesuatu hal yang penting dalam hidupmu seperti keluarga, orang yang kamu kasihi, pelayanan, menolong orang?
Hati-hati dengan apa yang kamu lukiskan!


Berikut ini 2 hal yang perlu kita lukiskan:

1. Paint you present 

Kita melukiskan keadaan kita saat ini tapi terkadang kita suka menyangkal. Kita melukiskan keadaan kita saat ini karena itu yang kita pahami. Kadang kita melukiskan saat ini kita akan belajar untuk menerimanya.

Bukan harus menyangkal di mana kita berada tapi kita harus tau itu bukan akhir hidup kita karena Tuhan sudah janjikam masa depan penuh harapan. Hari ini akan lebih baik dari kemarin, tahun ini akan lebih baik dari tahun kemarin.

Jika kita melukiskan tentang keadaan kita pada saat ini dan percaya kita seperti itu, maka itu yang akan jadi kenyataan.

Their mind are imprisoned by their perceived reality.

Lukiskan keadaanmu saat ini tapi jangan terima itu jadi realiti yang akan terus berlanjut.
Jangan berhenti di sana.

Alasan orang patah semangat karena mereka melukiskan masa saat ini dan berhenti di situ.


Hal yang harus dilakukan setelah melukiskan masa saat ini adalah:

2. Paint your future

Gambarkan pikiranmu yang sesuai rencana Tuhan dan kehendak Tuhan.


Mungkin keadaanmu saat ini adalah kamu kekurangan, tapi janji Tuhan bahwa Dia akan memenuhi dengan kekayaan-Nya yang luar biasa. Mungkin saat ini Anda mengalami sakit, tapi Tuhan bilang akan sembuh dengan darah Yesus.


Gambar masa depan, bayangkan, Tuhan tidak melihat kamu dengan keadaan saat ini tapi sebagaimana Anda seharusnya. Tuhan tahu semua ini akan berakhir.



Mungkin Anda bertanya benar gak sih kekuatan imajinasi segitu besar dan akan jadi kenyataan?
Dr Alan Richard melakukan eksperimen dengan bola basket. Dia mengumpulan dan membagi orang ke dalam 3 grup.


Grup 1 diperintahkan untuk tembak bola (free shoot) setiap hari selama 20 hari, latihan 20 hari.
(Exercise 20 days)

Grup 2 hanya melempar bola di hari ke-1 dan hari ke-20. 
(Did nothing)

Grup 3 lempar bola di hari pertama dan hari ke-20, tapi di hari ke-2 sampai hari ke-19 mereka diminta berimajinasi kalau mereka memegang bola dan usaha untuk shoot dan membayangkan bolanya benar-benar masuk.
(Imagine)



Setelah 20 hari, mereka diminta untuk melempar bola basket ke dalam keranjang dan hasilnya:
Grup 1 improved 24%
Grup 2 did not improved
Grup 3 improved 23%


Hasil peningkatan persentasi penembakan bola dari grup 3 hanya 1% lbh rendah dari yang benar-benar berlatih (grup 1). Itulah kuatnya imajinasi Anda! Apa yang Anda bayangkan hari ini? 



Semua yang ada di ruangan ini berawal dari imajinasi. Seseorang berpikir bahwa akan membantu seseorang sehingga tercipta alat-alat yang kita pakai saat ini.


Ada 2 pertanyaan penting untuk Anda:
1. Apa kesempatan terbesar tahun ini?
2. Apa tantangan terbesar tahun ini?


Imagination is powerful.
Be careful with your imagination.
You can do it for good or bad.

Ingin mengalami tahun yang baik? 
Imajinasi! 
Tapi jangan berhenti di sana.


Berkat Tuhan tersedia, tapi kita harus lakukan sesuatu untuk mendapatkannya. Mulai dengan memikirkannya. Karena dari apa yang Anda pikirkan akan jadi kenyataan.


Tuhan gak bisa dikalahkan. 
Apa yang Anda imajinasikan akan jadi kenyataan tapi Dia lebih besar dan berkuasa.
Kamu bisa imajinasikan apapun dan Tuhan akan memberikan lebih dari itu.


1 Korintus 2:9-10 (MSG)
That’s why we have this Scripture text: No one’s ever seen or heard anything like this, Never so much as imagined anything quite like it— What God has arranged for those who love him. But you’ve seen and heard it because God by his Spirit has brought it all out into the open before you.


Mulai bayangkan dan percaya Tuhan akan memberi lebih daripada itu!

Life-Giving Relationship

Sermon By Ps Jeffrey Rachmat
1st service Kota Kasablanka

Tema Bulan Februari : Life-giving relationship


3 hal yang harus dikuasai:
Leadership
Relationship
Stewardship


Hari ini kita pelajari tentang relationship.


Apa yg dimaksud life-giving relationship? Suatu hubungan yang hidup, hubungan yang nyata dan hasilnya bisa dilihat.
Ada hubungan yang tidak baik tapi orang itu tidak mengerti dan berharap hubungan itu berubah agar sesuatu yang baik muncul dari sesuatu yang buruk.


1 Korintus 15:33-34
(33)Janganlah kamu sesat: Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik. (34)Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi! Ada di antara kamu yang tidak mengenal Allah. Hal ini kukatakan, supaya kamu merasa malu. 


Kalau kebiasaan baik semakin lama semakin berkurang artinya hubungan itu tidak baik apapun alasannya.
Kita butuh orang lain untuk jadi berhasil, untuk mengeluarkan potensi dan terkadang untuk jadi lebih baik. Malah orang yang berlawanan karakter dengan kita, hadir dalam hidup kita untuk jadikan kita lebih baik lagi. Bisa jadi Tuhan yamg meletakkan mereka di dekat kita.



Hakim-Hakim 3:1-2,4
(1)Inilah bangsa-bangsa yang dibiarkan Tuhan tinggal untuk mencobai orang Israel itu dengan perantaraan mereka, yakni semua orang Israel yang tidak mengenal perang Kanaan. (2)-- Maksudnya hanyalah, supaya keturunan-keturunan orang Israel yang tidak mengenal perang yang sudah-sudah, dilatih berperang oleh Tuhan.
(4)Mereka itu ada di sana, supaya Ia mencobai orang Israel dengan perantaraan mereka untuk mengetahui, apakah mereka mendengarkan perintah yang diberikan Tuhan kepada nenek moyang mereka dengan perantaraan Musa.

Apa yang bisa kita pelajari dari ayat tersebut? 
Tuhan adalah Tuhan yang penuh dengan tujuan, gak cuma iseng.
Ada orang-orang yang mungkin Tuhan kirim untuk bikin Anda kesal atau jadi gak bisa males.
Orang-orang tersebut tugasnya agar Anda tetap menjaga integritas, karakter yg baik, reputasi yg baik.

Jangan berpikir dalam Tuhan semua akan adem saja. Tuhan mungkin akan kirim orang seperti itu agar Anda bisa develop sesuatu yang tinggi dalam hidup anda.


Dalam olahraga ada yang namanya sparing partner yang punya tugas untuk mengimbangi, merepotkan, dan mengungkapkan kelemahan agar bisa diperbaiki, sehingga mempersiapkan agar olahragawan itu bisa menang.


Amsal 27:17
Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.

Kalau kita hanya membacanya sekilas, kita akan kehilangan maknanya. Kita harus pahami bahwa jika besi digesek akan terjadi panas dan ada percikan api. Akibatnya pisau tersebut menjadi lebih tajam dan berfungsi lebih cepat untuk melakukan apa yang dapat dilakukan. 
Jadi, jangan mundur jika ada gesekan, karena mereka disediakan untuk mempersiapkan Anda.



Dalam olahraga ada yang namanya pelatih, kehadirannya berbeda dengan sparing partner. Tujuannya tidak membuat hidup siapapun yang dilatih agar hidupnya jadi enak, justru membuat capek luar biasa agar siap dan menang.


Banyak orang yang mau punya personal life coach. Tapi tau gak, kalau sudah menunjuk seseorang untuk jadi coach, maka Anda siap-siap tersinggung. Dia gak akan buat hidup Anda jadi nyaman. Kalau dia cuma membuai Anda, maka gak akan ada perubahan yang diinginkan. Dia justru ada untuk membuat hidup Anda jadi repot dan gak enak.

Banyak orang mau punya coach tapi mereka gak mau diperbaiki, dikritik dan ditegur.



Amsal 27:5-6
(5)Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.
(6)Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.

Banyak orang gak ngerti dan mundur dari proses yang bisa membuat mereka lebih baik, sehingga mereka gak bisa mencapai tujuan yang mereka mau.
Jalani prosesnya dan perhatikan bagaimana Anda melewati prosesnya.

Pergaulan yang buruk gak langsung mengikis habis kebiasaan baik.
Pergaulan baik juga gak langsung bikin orang menjadi orang baik.


Mazmur 1:1-2
(1)Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, (2)tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.

Orang fasik = unGodly alias gak kenal Tuhan.

Tuhan hanya dapat memberkati Anda di tempat di mana seharusnya Anda berada, Anda seharusnya tertanam di tempat di mana Tuhan ingin Anda ada. Kalau Anda gak di sana, susah Tuhan mau memberkati Anda.


Ada beberapa jenis persahabatan:
1. Orang yang mendekat untuk mendapat keuntungan dari Anda.
Mereka mau memanfaatkanmu. Mungkin kekayaanmu, koneksimu, pangkatmu, dan lain sebagainya.

Amsal 19:4 (BIS)
Orang kaya, kawannya selalu bertambah; orang miskin malah ditinggalkan temannya.

Ini normal tapi kita harus mengerti bahwa tidak semua yang mendekat adalah sahabat karena mereka datang untuk ambil keuntungan dari Anda, makanya jangan heran kalau gak mendapat apa-apa dari mereka dan jangan kecewa kalau dimanfaatin.

2. Orang yang mendekat untuk memberi bantuan tanp pamrih
Pada saat yang sama ada yang mendekat untuk mengulurkan tangan untuk membantu Anda dan tidak mengharapkan apa-apa sebagai gantinya. Ini yang disebut dengan murah hati, dewasa secara rohani. Mereka tahu rasanya dibantu, karena mereka juga pernah diberi. Kalau ketemu dengan orang yang seperti ini, jangan dimanfaatkan tapi orang tersebut harus dihormati karena jarang ada orang seperti ini, supaya bantuannya jadi berkat bagi Anda kemudian hidup Anda berubah dan Anda bisa berubah.

Lukas 6:33-34
(33)Sebab jikalau kamu berbuat baik kepada orang yang berbuat baik kepada kamu, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun berbuat demikian. (34)Dan jikalau kamu meminjamkan sesuatu kepada orang, karena kamu berharap akan menerima sesuatu dari padanya, apakah jasamu? Orang-orang berdosa pun meminjamkan kepada orang-orang berdosa, supaya mereka menerima kembali sama banyak.


3. Ada orang yang mendekat untuk membina hubungan 2 arah, saling menguntungkan.

Ketiga jenis persahabatan ini bisa ada dalam hidup kalian secara bersama-sama dan mereka yang menentukan masa depan anda seperti apa.
Pada dasarnya, hubungan sangat ditentukan oleh Anda sendiri.
Nilai-nilai yang Anda pegang yang menentukan siapa yang mendekat dalam hidupmu.

Tergantung orang seperti apakah Anda, itu yang menentukan siapa yang mendekat.
Kalau nilamu rendah maka orang dengan nilai rendah yang akan berkumpul di dekat Anda.


Amsal 12:26 NIV
The righteous choose their friends carefully, but the way of the wicked leads them astray.

Hidup yang HIDUP

Ps Alvi Radjaguguk


Ada orang yang bernafas tapi tidak hidup.
Living but not alive.


Hidup tapi selalu merasa ada yang kosong.
Selalu wishing kalau nanti begini begitu, wishing dirinya hidup di masa depan, jadinya saat ini hidup tapi gak alive. Atau ada orang yang dihantui masa lalu, sehingga hidup tapi gak hidup.
Akhirnya hidupnya sembarangan karena gak ada life purpose. 
Hidup ngalir aja tapi ingat, air mengalir dari atas ke bawah.
Banyak koneksi tapi gak ada hubungan yang berarti. 
Bisa saja hidup di kalangan elite, tapi pertanyaannya adalah "are you alive?"
Tanpa disadari, jadinya hanya hidup bertahan.


Life is not to be endured but to be enjoyed.


Orang yang nikmatin hidup, hidup tuh berlalu gak berasa. Kalau hanya bertahan, jadinya gak bisa menikmati hidup.




Yohanes 14:6 TSI
Lalu Yesus menjawab, “Akulah jalan menuju kepada Bapa, dan dasar dari semua ajaran yang benar, dan Yang memberikan hidup yang selama-lamanya. Siapa pun tidak bisa datang kepada Bapa kecuali melalui Aku. 

John 14:6 AMP
Jesus said to him, “I am the [only] Way [to God] and the [real] Truth and the [real] Life; no one comes to the Father but through Me.


Akibat dari mengenal kebenaran yang sesungguhnya adalah the real life. Kesuksesan yang bisa kamu capai saat ini tidak bisa menandingi kehidupan yang bisa kamu dapatkan dalam-Ku.

Kata hidup dalam ayat tersebut berasal dr kata zoe yang artinya:
1. Keadaan di mana seseorang dikuasai kehidupan dan memiliki semangat hidup. 
2. Hidup dalam kepenuhan. 
3. Hidupnya asli, nyata, aktif dan kuat. 
4. Devoted to God and blessed.


Zoe berasal dari kata zao yang artinya:
1. Not lifeless, not dead
2. To enjoy real life
3. To have true life and worthy of the name
4. Active, blessed, endless in the kingdom of God
5. Living water, having vital power in itself and exerting the same upon the soul
6. To be fresh, strong, efficient





Yohanes 10:10 AMD
Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan, tetapi Aku datang untuk memberi hidup. Hidup yang penuh dan baik.


Yang baik adalah hidup yang penuh, bukan hanya baik. Karena banyak yang hidup baik tapi tidak penuh.

Orang yang hidupnya penuh/utuh, tidak butuh orang lain atau sesuatu untuk membuat dia utuh. Ibarat kata bejana yang penuh, jikapun ada yang mau mengisi, hanya akan membuat luber keluar karena sesungguhnya dia sudah penuh. Dia tidak butuh pengakuan orang.
Sangat menyenangkan mempunyai saudara atau teman yang hidupnya penuh, karena dia tidak datang untuk mengambil dan meminta kita memenuhi hidupnya.

Tuhan ingin hidup kita penuh. Tapi, tidak setiap hari hidup kita baik. Kalau kita tidak hati - hati, kita mengijinkan hal - hal yang sifatnya hanya sementara menguras bejana kita sehingga tidak penuh. Kita yang tadinya utuh menjadi terkuras dan semakin berkurang.



Yohanes 4 : 1-18
(1)Ketika Tuhan Yesus mengetahui, bahwa orang-orang Farisi telah mendengar, bahwa Ia memperoleh dan membaptis murid lebih banyak dari pada Yohanes (2)-- meskipun Yesus sendiri tidak membaptis, melainkan murid-murid-Nya, -- (3)Ia pun meninggalkan Yudea dan kembali lagi ke Galilea.
(4)Ia harus melintasi daerah Samaria. (5)Maka sampailah Ia ke sebuah kota di Samaria, yang bernama Sikhar dekat tanah yang diberikan Yakub dahulu kepada anaknya, Yusuf. (6)Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas. (7)Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: “Berilah Aku minum.” (8)Sebab murid-murid-Nya telah pergi ke kota membeli makanan. (9)Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: “Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?” (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.) (10)Jawab Yesus kepadanya: “Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.” (11)Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu? (12)Adakah Engkau lebih besar dari pada bapa kami Yakub, yang memberikan sumur ini kepada kami dan yang telah minum sendiri dari dalamnya, ia serta anak-anaknya dan ternaknya?” (13)Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi, (14)tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.” (15)Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air.” (16)Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini.” (17)Kata perempuan itu: “Aku tidak mempunyai suami.” Kata Yesus kepadanya: “Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami, (18)sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar.”



Si wanita samaria sudah dari dulunya, yang dia tau yang bisa memberi dia kehidupan yaitu sumur air Yakub. Tapi air tersebut tidak membuat dia hidup. Buktinya dia punya 5 suami, bahkan sekarang yang ada padanya bukan suaminya, dia tidak bisa merasa puas sehingga terus mencari. Jaman itu orang gak nimba jam 12 siang, bisa jadi itu skenario surga supaya wanita Samaria tersebut bisa ketemu Tuhan yang bisa memberi air kehidupan. 

Seringkali Tuhan ijinkan insiden-insiden dalam kehidupanmu hanya untuk memperkenalkan karakternya Tuhan.


Kalau kita minum dari sumber air yang benar tandanya adalah autorefill
Look inside of you, not outside of you.


Air apa yang dimaksudkan?

Yohanes 7:37-39 BIS 
(37)Pada hari terakhir dari perayaan itu, yaitu hari yang paling penting, Yesus berdiri di dalam Rumah Tuhan lalu berseru, "Orang yang haus hendaklah datang kepada-Ku untuk minum. (38)Mengenai orang yang percaya kepada-Ku, tertulis dalam Alkitab: 'Dari dalam hatinya mengalirlah aliran-aliran air yang memberi hidup.'" (39) (Yesus berbicara tentang Roh Allah, yang akan diterima oleh orang-orang yang percaya kepada-Nya. Sebab pada waktu itu Roh Allah belum diberikan; karena Yesus belum dimuliakan dengan kematian-Nya.)

Yesus berbicara tentang Roh Allah. Setelah kamu percaya dengan hati, mengaku dengan mulut, Yesus masuk dalam hidupmu, maka air itu ada di dalammu. Banyak orang berpikir Roh Kudus adalah hanya sebatas ide.Banyak orang yang gak tau bahwa Roh Kudus bukan cuma hanya ingin hidup di dalam kita tapi Dia ingin berkarya di dalam hidupmu agar hidupmu itu lebih hidup


Yohanes 6:63a (BIMK)
Yang membuat manusia hidup ialah Roh Allah.

Yang membuat kita hidup adalah Roh Allah, bukan apa yang kamu punya. Kekuatan manusia tidak ada gunanya.


Psalm 36:9 (AMP)
For with You is the fountain of life [the fountain of life-giving water];
In Your light we see light.


Hanya di dalam TUHAN dan di dalam Roh Kudus, Anda bisa mempunyai mata air kehidupan.

Hidup yang hidup, minum dari mata air kehidupan!
Pastikan air yang kita minum berasal dari mata air kehidupan, yaitu pribadi Roh Kudus yang ada di dalam kita. Stop looking outside of you, start asking from what you have inside of you. Kalau kita tidak mengusir Yesus dari hidup kita, maka Roh Kudus ada di situ.

Bahkan saat kita ingin berbuat dosa dan melanggar Firman Tuhan, Dia ada di situ untuk mengajarkan kita memilih kehidupan daripada kematian, memilih roh bukannya daging.
Roh Kudus layaknya seorang pribadi akan bisa mengenal melalui hubungan. Jika kita mulai membangun hubungan dengan Dia maka Dia akan activated.



Yohanes 14:16-17
(16)Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, (17)yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.



Setiap kali kita membaca Firman, maka Roh Kudus akan memimpin kita untuk mengenal kebenaran.
Daritadi kita berbicara tentang yang ada di dalam.
Berhentilah merubah luar, perbaiki dalamnya. Karena jika dalamnya mati, mau luarnya dipoles seperti apapun tidak akan hidup.



Yohanes 14:16-17, 25-26 
(25)Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu; (26)tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.



John 14:26 AMP
But the Helper (Comforter, Advocate, Intercessor--Counselor, Strengthener, Standby), the Holy Spirit, whom the Father will send in My name [in My place, to represent Me and act on My behalf], He will teach you all things. And He will help you remember everything that I have told you.


  • Kenapa Tuhan sebut Helper? Karena ada kalanya kita tidak bisa mengandalkan kekuatan kita.
  • Kenapa Dia disebut Comforter? Karena walaupun kita sudah penuh dengan Roh Kudus, semuanya tidak berjalan dengan mulus, maka Dia menghibur kamu.
  • Kenapa Dia disebut Advocate? Karena Dia selalu menjadi pembelamu
  • Kenapa Dia disebut Intercessor? Karena saat kita ingin berdoa tapi tidak terucapkan dengan ata-kata, Dia akan berdoa untuk kita.
  • Kenapa Dia disebut Councelor? Karena nasehat-Nya selalu menuju kepada hidup.
  • Kenapa Dia disebut Strengthener? Karena seseuai janji Tuhan, dalam kelemahan kitalah kuasanya penuh
  • Kenapa Dia disebut Standby? Karena Dia selalu siap sedia untukmu

Kalau kamu ingin semua "fitur" ini bekerja, kuncinya adalah di "Everything that I have told you". Roh Kudus membantu Anda untuk mengingat Firman Tuhan. Bahan dasar untuk Roh Kudus bekerja adalah Firman Tuhan. Minta bantuan Roh Kudus agar Anda bisa mengenal kebenaran.



Yohanes 6:63b (BIMK)
Kekuatan manusia tidak ada gunanya. Kata-kata yang Kukatakan kepadamu ini adalah kata-kata Roh Allah dan kata-kata yang memberi hidup.



Kata-kata siapa yang lebih sering kita dengar? Karena amunisi kita sedikit, baca Firman sedikit, gak aneh kalau bukan kata-kata Roh Kudus yang kita dengar, hidup kita gak lebih hidup.
Masalahnya, masalah itu datangnya rutin. Masalah datangnya disiplin. Jika kita tidak rutin dan tidak disiplin membaca firman, sedangkan masalah itu datangnya lebih rutin, maka kekhawatirannya adalah kita lebih mudah dikalahkan.


Hidup yang hidup makan Firman Kehidupan!



Matius 4:4 (AMD)
Jawab Yesus, Dalam Kitab Suci ada tertulis,‘Bukan hanya roti yang membuat manusia hidup,
tetapi hidup manusia bergantung pada kata-kata yang diucapkan oleh Allah.’


Apa itu roti? Semua yang bukan berasal dari Firman kehidupan yang bisa berupa opini, kritik, dsb. Buanglah semuanya itu. Makan hanyalah Roti Kehidupan.



Mat 4:4 (MSG)
Jesus answered by quoting Deuteronomy: “It takes more than bread to stay alive. It takes a steady stream of words from God’s mouth.”


Masalah datangnya steady, makan Roti kehidupannya rutin gak?


Yer 15:16 (BIMK)
Engkau berbicara kepadaku, dan aku mendengarkan setiap perkataan-Mu. Aku milik-Mu, ya Tuhan Allah Yang Mahakuasa, karena itu perkataan-perkataan-Mu menyenangkan dan membahagiakan aku. 


Saat kamu rutin dan disiplin membaca Firman, maka saat mendengar Firman itu akan jadi bagian terbaik dalam hidup Saudara tiap hari. Rasanya menyenangkan dan menghidupkan. Akan excited Roh Kudus mau bicara apa hari ini? Dimulai dari disiplin. Mengerti ataupun tidak, tetap baca. Be dicipline!


Yeremia 15:16 (ERV)
Your words came to me, and I ate them up. They made me very happy. I was glad to be called by your name, Lord God All-Powerful.




Wahyu 21:6
Firman-Nya lagi kepadaku: “Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan.


Yoh 7:37 (BIS)
Pada hari terakhir dari perayaan itu, yaitu hari yang paling penting, Yesus berdiri di dalam Rumah Tuhan lalu berseru, "Orang yang haus hendaklah datang kepada-Ku untuk minum.


Kamu tau bahwa kamu punya mata air kehidupan. Look within you, bergaul dengan Roh Kudus. Cuma perlu datang dan minum.


Air kehidupan : Roh Kudus 
Roti kehidupan : Firman kehidupan


Yakobus 4:8a (BIMK)
Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.


Inisiatif untuk datang pertama bukan dari Tuhan, bukan dari Roh Kudus, bukan dari Firman, tapi dari Saudara. Seakan Roh Kudus bilang Aku menanti kamu untuk datang, Aku bisa melakukan segalanya dalammu tapi Aku menanti kamu datang kepadaku.

Saat kamu lakukan dengan disiplin, maka tidak ada yang mematikan imanmu. Tidak ada kekuatiran, ketakutan, panik dan sebagainya. Karena Roh Kudus tinggal dalam engkau. Firman kebenaran tinggal dalam engkau. Kata - kata yang keluar dari mulutmu menghidupkan sehingga engkau bisa menjadi mata air bagi orang banyak.

Ibadah 22 Jan 2017

Ps Jeffrey Rachmat


Yohanes 14:1-6
(1)“Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku. (2)Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu. (3)Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamu pun berada. (4)Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.” (5)Kata Tomas kepada-Nya: “Tuhan, kami tidak tahu ke mana Engkau pergi; jadi bagaimana kami tahu jalan ke situ?” (6)Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.

Yesus berkata "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup" artinya kita tidak perlu bingung karena kalau kenal Yesus maka kita tahu jalan tersebut.
Kehidupan kekristenan kita dimulai sejak kita mengenal Yesus sebagai jalan yang menghubungkan kita dengan Bapa di sorga.


Roma 10:9-10
(9)Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (10)Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan

Pada saat kita menemukan Yesus yang menghubungkan jalan kepada Bapa, saat kita mengaku bahwa Yesus yang diutus Bapa untuk menyelamatkan kita, maka kita percaya bahwa kita sudah menerima keselamatan. Tapi banyak orang yang masih mencari jalan.
Banyak dari kita sudah percaya dengan hati dan mengaku dengan mulut, maka keselamatan sudah menjadi bagian kita. Hidup kita tidak selesai sampai di sini, jangan berhenti setelah menemukan Yesus sebagai jalan saja karena Yesus berkata Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Ini adalah statement berurutan. Jangan berhenti hanya sampai menemukan Yesus sebagai jalan karena Dia adalah jalan, kebenaran dan hidup.
Jangan hanya mengenal Yesus sebagai jalan, kita harus mkita harus hidup mengalami hidup dalam kebenaran.


Yohanes 17:17 
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

Ini adalah doa Yesus. Dan, firman adalah kebenaran.
Yesus adalah firman yang menjadi manusia. Dia sendirilah kebenaran itu.



Yohanes 8:31-32
(31)Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: “Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku (32)dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”

Jika kamu benar murid Yesus, bukan berarti cuma rajin ke gereja, tapi tetap di dalam firman dan kebenaran akan memerdekakan kita.
Kebenaran itu akan memerdekakan kita dan membebaskan kita dari kekuatiran akan masa depan.


Yesaya 32:17
Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan
dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

Akibat daripada kebenaran adalah ketenangan dan ketentraman.
Dengan mengenal Yesus sebagai kebenaran kita akan merasakan kemerdekaan, damai sejahtera, ketenangan dan ketentraman.

Sayangnya, banyak orang kurang mengenal firman Tuhan.
Banyak orang yang cuma senang ke gereja. Banyak orang yang suka melayani dan terlibat. Banyak orang yang senang mencari berkat. Tapi kalau kita tidak hati-hati, kita akan terjebak dalam kemunafikan. Jangan jadi batu sandungan bagi orang lain. Kita bisa jadi terlalu sibuk seperti dalam kisah Yesus, ada seorang  bernama Marta yang dapat kehormatan dikunjungi Yesus sampai sibuk melayani sedangkan saudaranya Maria duduk di kaki Yesus dan mendengarkan. 

Penting bagi kita untuk mendengar instruksi dan pengarahan sebelum kita bekerja. Banyak orang sibuk tanpa mendengarkan pengarahan terlebih dahulu dan tanpa mengerti kenapa kita sibuk.
Kita harusnya mengenal Dia sebagai kebenaran, dan artinya mengenal firman-Nya.
Menjadi murid-Nya berarti diam di dalam Dia dan di dalam kebenaran.
Kita harusnya mengerti dan menjadi pelaku firman, bukan hanya semangat datang ke gereja saja.


Mengapa penting kita mengenal kebenaran? 
Karena kebenaran akan membawa kita pada hidup yg sesungguhnya.


Amsal 11:19
Siapa berpegang pada kebenaran yang sejati, menuju hidup, tetapi siapa mengejar kejahatan, menuju kematian.

Amsal 12:28
Di jalan kebenaran terdapat hidup, tetapi jalan kemurtadan menuju maut.

Di jalan kebenaran terhadap hidup. 
Dengan mengenal Yesus sebagai jalan dankebenaran, maka hidup yang kekal menjadi bagian kita. Di jalan kebenaran terdapat hidup. Bukan hidup yang seenaknya seperti yang kita mau, tapi hidup yang tersambung kepada Dia. Kalau ada di jalan kebenaran akan hidup, kita memiliki hidup yang penuh, hidup yang sesungguhnya, hidup yang penuh kelimpahan, hidup dalam rancangannya, hidup dalam kasihnya.



Ada 3 kata yang dipakai untuk mengungkapkan kata hidup dalam bahasa yunani di perjanjian baru:
1. Bios, yang mengacu kepada kehidupan jasmani dan fisik
Contoh :
Lukas 8:14
Yang jatuh dalam semak duri ialah orang yang telah mendengar firman itu, dan dalam pertumbuhan selanjutnya mereka terhimpit oleh kekuatiran dan kekayaan dan kenikmatan hidup(bios), sehingga mereka tidak menghasilkan buah yang matang.

2. Psuche, yang mengacu pada kehidupan psikis atau jiwani yaitu pikiran, emosi, kehendak
Contoh :
Matius 16:25
Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.

3. Zoe, yang mengacu kepada kehidupan yang kekal, hidup yang penuh, kehidupan yang dimiliki oleh Tuhan
Contoh :
Yohanes 10:10
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup(zoe), dan mempunyainya(zoe) dalam segala kelimpahan.

Zoe adalah kata yang sering dipakai Yesus untuk mengungkapkan kehidupan.


Dengan malas mengenal firman-Nya akibatntya kita hidup jauh dari hidup yang Tuhan mau. Kita bisa sering pergi ke gereja, tapi hidup kita tidak akan banyak berubah sampai kita mengenal Dia sebagai kebenaran/firman.
Kita harus menemukan Dia sebagai jalan dulu, lalu kemudian sebagai kebenaran, maka kita akan menemukan hidup. Dengan mengenal Dia, hidup kita akan ;ebih hidup, hidup kita akan berkembang.  Itulah hidup yang Tuhan janjikan, bukan hanya sekedar bertahan hidup.


Setelah Yesus memberi statement kalau Dia adalah jalan, kebenaran dan hidup, Yesus melanjutkan seperti dalam Yohanes 14:16-17.

Yohanes 14:16-17
(16)Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, (17)yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

Yesus meminta kepada Bapa untuk memberikan kita Roh Kudus sebagai penolong kita.
Kita perlu pertolongan, kita tidak bisa melakukan dengan kekuatan dan usaha kita sendiri,kita perlu dibantu. Dan yang membantu dan menyertai kita dan diam di dalam kita adalah Roh Kudus.
Kita perlu Roh Kudus untuk menolong kita.

Yohanes 16:13-14
(13)Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. (14)Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.

Kita perlu bantuan Roh Kudus. Seberapa banyak dari kita yang mencoba dengan kemampuan kita dan gagal? Itu sebabnya, Roh Kudus itu penting berada dalam kehidupan orang percaya.
Kita perlu lebih sensitif dengan pimpinan Roh Kudus. Dia tidak pernah berkata-kata dari diri-Nya sendiri, apa yang Dia katakan adalah apa yang Dia dengar. Danjangan khawatir, Dia tidak memuliakan diri-Nya sendiri, Dia akan selalu memuliakan Yesus.


Zakharia 4:6
Maka berbicaralah ia, katanya: “Inilah firman Tuhan kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman Tuhan semesta alam.

Itu sebabnya kita perlu bergantung pada Roh Kudus dan bukan mengandalkan kekuatan kita sendiri.
Dia bekerja di kehidupan orang yang percaya dengan begitu rupa.
Dengan kekuatan kita sendiri kita tidak bisa melakukan apa-apa, tapi Roh Kudus yang memberi kekuatan kepada kita.



Yohanes 6:63
Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.  


Kalau kita sendiri yang membaca, kita hanya mendapat informasi. Kalau membaca dengan pertolongan Roh Kudus, perkataan firman itu menjadi hidup. Dengan demikian akan jadi empower bagi kita sehingga memampukan kita melakukan apa yang kita baca.
Kalau setelah baca firman lalu kita lupa karena itu hanya sekedar sebagai informasi saja bagi kita.
Kalau kita lakukan dan jadi bagian hidup kita, kita tidak akan pernah lupa selamanya.


Dengan mengenal firman dan menjadi pelaku firman kita tidak akan mudah dikalahkan. 
Ingat, iblis saja mencobai Yesus dengan firman Tuhan. 
Dia adalah bapa dari segala dusta, dia memakai firman Tuhan dengan tidak semestinya untuk mencobai Yesus. Bahkan dari awal, dari adam dan hawa, iblis memakai perkataan Allah dan dipakai untuk memperdaya hawa.


Marilah kita andalkan Roh Kudus, marilah kita menjadi lebih sensitif dengan pimpinan Roh Kudus untuk menjalani tahun 2017 ini.

FAVORED (PART 2)



FEAST 21 JAN 17
By Yolanda Adinata


ENVISION 


Amsal 29:18A (KJV)
Where there is no vision, the people perish.

Mungkin kita sudah bekerja keras tapi merasa hidup kita tidak ke mana-mana, karena kita tidak jelas visi kita. Kalau kita sudah tau destinasi dan visi kita, maka akan lebih mudah menentukan langkah selanjutnya.

Question :
Do you have a vision?
How long term is your vision?


Banyak orang sukses di dalam Tuhan yang mempunyai long term planning dan committed to their vision.


HAVE LONGTERM PERSPECTIVE!


Success is the ability to make sacrifices now for a future reality.


Jika kita tidak clear dengan visi dari Tuhan maka kita lebih cepat ngeluh atau bersungut-sungut. Padahal, dalam mencapai visi tersebut banyak pengorbanan yang perlu dilakukan. Kalau kita tidak jelas dengan visi kita, maka kita cenderung mengeluh untuk pengorbanan yang kita harus lakukan. Jika visi kita jelas, maka kita akan dengan sadar melakukan pengorbanan tersebut terutama untuk long term vision.

Bangsa Israel tidak jelas dan tidak pasti dengan visi yang dari Tuhan yaitu untuk masuk ke tanah perjanjian, sehingga saat ketemu dengan padang gurun mereka mulai bersungut-sungut.

We need to be clear on our vision!

Hari ini kita akan belajar 3 hal yang perlu kita miliki untuk menggenapi visi dan perkenanan Tuhan atas hidup kita.


1. Make your vision

Jeremiah 29:11 (NIV)For I know the plans I have for you,” declares the Lord, “plans to prosper you and not to harm you, plans to give you hope and a future

Tuhan sudah memberikan suatu rancangan yang sungguh indah dan luar biasa. Jadi, langkah pertama yang harus diambil adalah pray and seek what is God's will for your life. Tuhan sudah menyediakan a beautiful future, Tuhan sudah menyediakan hidup yang penuh harapan bagi kita. Kneel, pray, be rooted.

Tanya kepada Tuhan, "Lord, what is the plan that you prepared for me?"Dan selagi Anda berdoa, renungkan dan imagine what you will do in 10, 20, 30 yrs ahead?Renungkan dan bawa di dalam doa, what God wants you to do before you die?Bayangkan dan tuliskan!

Kalau kita berdoa dan membayangkan apa yang akan kita lakukan 10 - 30 tahun mendatang tapi kita merasa blank, start from what you have and do now. Start from your passion, your talent, terus doakan dan Tuhan akan pimpin langkah Anda.

Seberapa banyak dari Anda yang merasa saya tidak jelas dengan passion saya, saya tidak jelas dengan talenta saya, apa yang harus saya lakukan? Be sure, Tuhan pasti sudah letakkan 1 interest atau 1 passion di dalam hatimu and keep praying for it!

Tuhan akan tuntun Anda pada visi yang sudah Dia tentukan dalam hidup Anda.
Keep pray dan tetap lakukan apa yang sudah Anda lakukan. Stop overthinking dan tetap lakukan apa yang sekarang Tuhan sudah percayakan kepada Anda, Tuhan yang akan menuntun Anda.

2. Manage your vision

Our schedule and budget harus selaras dengan vision atau impian kita

Amsal 24:27 TLB
Selesaikanlah pekerjaanmu di luar, siapkanlah itu di ladang; baru kemudian dirikanlah rumahmu.

Banyak orang punya visi besar tapi tidak mengatur budget dengan baik sesuai dengan dream.
Terutama untuk para enterpreneur, please be careful. Karena jika tidak hati-hati dan merasa punya banyak income, akhirnya di spend. Lalu saat perusahaannya membesar, mereka kebingungan karena tidak punya cukup modal untuk menyesuaikan perkembangan bisnisnya. Jadi, manage your budget.

Banyak orang tidak mencapai visinya karena mereka tidak me-manage visi mereka.
Mereka punya visi tapi tidak me-manage schedule dan keuangan sesuai dengan visi mereka.



3. Marry your vision

Sama seperti pernikahan, dalam mewujudkan visi dibutuhkan komitmen.
Banyak orang salah kaprah kalau mereka sudah mengetahui visinya, maka semuanya akan berjalan lancar, dengan berpikir demikian akan membuat anda kecewa.

Justru banyak hal membuat Anda kecewa dan frustasi. There are many challenges. Entah dibohongi, entah ditipu, entah ditusuk dari belakang. Sesungguhnya dengan adanya problem justru membuat kita semakin tajam dengan visi kita. Gunanya problem adalah menempa kita menjadi serupa dengan Kristus.

Bilangan 13 cerita tentang Joshua dan Kaleb.
Mereka tau jelas visi mereka bahwa Tuhan mau bawa mereka ke tanah perjanjian.
Joshua, Kaleb dan 10 orang lainnya di utus untuk mengintai tanah perjanjian.
Joshua dan Kaleb melihat tanah perjanjian itu sungguh baik dan benar penuh dengan susu dan madu.
10 org lainnya melihat bahwa banyak raksasa dan merasa bahwa mereka seperti belalangh sehingga mereka tidak mau ke sana. Joshua dan Kaleb percaya sama janji Tuhan karena mereka yakin Tuhan akan beserta mereka, tapi sayangnya bangsa Israel percaya kepada 10 orang itu.


Akibat ketidakpercayaan umat Israel, Tuhan membuat mereka memutari padang gurun selama 40 tahun. 

Bayangkan jika kamu di posisi Joshua dan Kaleb, sudah mengetahui visi dari Tuhan dan sudah jelas bisa mencapainya, tapi karena teman sekelompokmu tidak percaya, kamu harus menunggu 40 tahun untuk menggenapi visi itu. Normalnya, orang akan menyerah. Tapi, Joshua dan Kaleb tetap menunggu dan percaya kepada janji Tuhan selama 40 th itu! Mereka komitmen berjalan bersama Tuhan untuk capai visi itu.



Rahasia apa supaya bisa marry our vision dan be committed to our vision?
Saya akan bahas 2 pengertian Emptiness.


Emptiness = humility

Amsal 16:26 (TB)
Rasa lapar bekerja untuk seorang pekerja, karena mulutnya memaksa dia.


Bahan bakar yang paling efektif bagi kita adalah “rasa lapar”.
Saat kamu tidak punya apapun lagi sehingga kamu harus berjuang dan komit kepada visi mu.
Sukses seringkali datang dari rasa lapar baik secara jasmani atau rasa tidak puas atau dari kegagalan kita.

Too much money, too much talent, too much intelligence menjadi sebuah disadvantage. Karena dengan merasa memiliki semuanya maka tidak ada lagi yang harus dikejar dan santai, sehingga stuck di zona nyaman.

Jadi bersyukurlah jika hanya memiliki 1 talenta atau jika saat ini Anda sedang mengalami kendala di dalam perjuangan Anda dalam mencapai visi Anda karena dari sini Anda akan mengalami hunger for more dan Anda akan mengalami perkenanan dan berkat Tuhan.

Banyak orang punya visi tapi tidak punya tahan banting untuk mencapainya saat kena problem.
Jangan menyerah jika kamu menemui kegagalan. Jika kamu merasa sudah melakukan segalanya dan sudah tidak punya apa-apa lagi, maka di situlah ada titik emptiness dalam artian And merasa sudah tidak bisa melakukan apapun lagi sehingga kamu berserah dan bersandar kepada Tuhan. Ini semua adalah proses agar kita menjadi orang yang rendah hati, mau belajar, mau dikritik, tidak malu ditolak, berani untuk gagal.

Ini adalah emptiness yang Tuhan cari yaitu kerendahan hati. Sikap kita mau terus maju, mau belajar, mau dikritik, tidak takut gagal, tidak takut ditolak, kita terus bersandar kepada Tuhan karena kita sdar kita tidak punya apa-apa.


Be hungry and be humble


Emptiness = Embrace their hunger (make their hunger be your hanger)

How do you keep THE HUNGER?
Ini pas untuk orang yang sudah berkelebihan.
Biasanya orang yang sudah berkelebihan merasa sudah tidak perlu apa-apa lagi.
To successful people, jika Anda kehilangan visi Anda, berdoalah dan mintalah visi yang lebih besar, karena Tuhan memberkakti Anda untuk memberkati orang lain.


Kalau mikirin diri sendiri maka kita akan cepat puas dan terlena.
Kalau untuk orang banyak di luar sana, akan terus ada hunger.


Pray for your vision and pray for greater vision!

Ibadah 15 Jan 2017

Ibadah ke - 1
Kota Kasablanka
Ps John Bevere



Siapa yang percaya bahwa saat ini kita hidup di jaman akhir?
Murid Yesus pernah bertanya tentang ciri-ciri taau pertanda akhir jaman, Yesus jawab di matius 24.
Hari ini saya fokuskan di ayat 10-13.


Matius 24:10-13 (NKJV)
(10) And then many will be offended, will betray one another, and will hate one another. (11) Then many false prophets will rise up and deceive many. (12) And because lawlessness will abound, the love of many will grow cold. (13) But he who endures to the end shall be saved.


Kata bertambah banyak artinya mayoritas.
Ayat 10 mengatakan banyak yang akan tersinggung, saling mengkhianati dan saling membenci.
Ini adalah sebuah gerakan maju.
Jika ada orang yang tersinggung akan saling mengkhianati dan kalau tidak diatasi dengan baik akan saling membenci.
Bagaimana saya bisa tahu? Karena tertulis di amsal.

Amsal 18:19 (NKJV)
A brother offended is harder to win than a strong city
Masa di mana Raja Salomo menulis ayat tersebut adalah masa dimana ada tembok yang melindungi suatu kota untuk menjaga orang yang benci saudara tidak masuk.
Sama seperti orang yang tersinggung dan tidak mau disakiti lagi sehingga membangun tembok yang dibangun di dalam jiwa, pikiran dan hati kita.
Di perjanjian baru tembok ini dikatakan bentuknya berupa kubu-kubu pertahanan (strongholds).


Rasul Paulus berkata bahwa yang menyerang kita bukan cuma bersifat fisik tapi ada kekuatan yang menarik anda turun dan membentuk kubu pertahanan. Bahkan meruntuhkan segala alasan untuk berpikiran baik, menjatuhkan pikiran kita tentang Tuhan dan menawan pikiran kita akan ketaatan akan Tuhan.


Kubu pertahanan sesungguhnya melawan ayat firman Tuhan.
Ayat firman Tuhan tertanam dalam sifat alami Tuhan yaitu mengasihi dan kasih ingin memberi. Tapi orang yg tersakiti tidak ingin disakiti lagi sehingga mereka mengembangkan pikiran untuk melindungi dirinya dan fokusnya bukan keluar tapi melindungi diri sendiri sehingga menjadi kandidat yang tepat untuk mengkhianati orang lain.


Pengkhianatan terjadi saat pada saat kita mencari keuntungan atas kerugian orang lain. Orang yang melindungi dirinya di dalam pikirannya sendiri dengan mudahnya akan menjadi kandidat yang sempurna untuk melakukan pengkhianatan.
Dan suatu pengkhianatan adalah sesuatu yang menyakiti hubungan tersebut dan tidak diragukan lagi akan berubah menjadi kebencian jika tidak diatasi dengan baik.


Saat ini banyak orang kristen yang tidak mengerti apa arti kata benci.
Benci artinya mengasihi lebih sedikit (love less).
Seseorang bisa membenci dan tanpa memiliki perasaan atas hal tersebut.
Orang yang membenci adalah orang yang tidak mengenal Yesus.


Rasul Yohanes berkata orang yang membenci saudaranya sama seperti membunuh orang tersebut.
Yesus berkata nabi palsu akan menjadi penipu.
Siapa yang ditipu dan akan bangkit jadi pembenci dan menjadi orang yang tersinggung tersebut?


Ketersinggungan adalah tempat sangat subur untuk pengkhianatan dan penipuan terjadi. Hanya satu hal yang sangat penting yaitu saya memutuskan untuk ditipu. Yesus berkata karena kedurhakaan akan bertambah. Durhaka artinya tidak menundukkan diri atas otoritas Tuhan.
Karena kedurhakaan akan tumbuh dari ketersinggungan.
Yesus berkata kasih akan jadi dingin tapi siapa bertahan dalam kasih Tuhan akan selamat.


Kamu tidak mungkin berkata kepada orang bukan percaya tentang jika bertahan sampai kesudahannya maka kamu akan selamat. Yesus berbicara tentang hal ini kepada orang percaya. Kita tahu hal ini dengan pasti karena bahasa Yunani yang dipakai untuk kata kasih adalah agape dan hanya orang kristen yang memiliki agape.


Yesus berkata akan banyak hal yang menyakitkan di hari-hari akhir ini yang membawa kepada pengkhianatan dan kebencian, tipu muslihat timbul, kasih akan jadi dingin, tapi siapa yang bertahan sampai kesudahannya akan selamat.


Seseorang yang sangat dekat adalah orang yang paling bisa menyakiti Anda karena pengharapan Anda lebih tinggi terhadap orang tersebut. Jika orang lain yang menyakiti kita, tidak apa, tapi kalau orang yang dekat dengan kita yang menyakiti kita, itu akan sangat melukai kita, misalkan ayah - ibu kita, suami - istri, sesama saudara.


Orang kristen yang tersinggung bisa dibagi menjadi 2 kategori:
1. Those have been genuinely mistreated
2. Those who think they have been mistreated


Kita tidak mau berhubungan dengan orang di kategori nomor 2 karena mereka tidak mempunyai informasi yang akurat atau mereka punya informasi yang akurat tapi tidak dapat menterjemahkannya. Tapi, saya mau berurusan dengan kategori nomor 1 karena mereka benar-benar diperlakukan dengan salah. Jika kita sungguh salah diperlakukan apakah kita berhak tersinggung? Jawabannya, iya, Anda berhak lakukan apapun, karena kita diberikan kehendak bebas/free will oleh Tuhan. Wajar jika kita marah dan tersinggung. Tapi, jika ingin berjalan bersama Tuhan, jangan memilih untuk tersinggung.


Berapa banyak dari kita yang bilang "kamu tidak tahu apa yang dia telah perbuat kepada saya!"
Sesungguhnya, Anda juga tidak tahu apa yang sudah Anda lakukan kepada Yesus.
Seseorang yang tidak bisa mengampuni adalah orang yang sudah lupa bahwa diri mereka juga sudah diampuni. Kita selayaknya dibakar dalam neraka atas apa yang sudah kita lakukan terhadap Tuhan dimulai dari adam dan hawa, itu adalah upah yang adil bagi kita.


Tapi Tuhan memilih melakukan segala sesuatu untuk mengampuni kita bahkan dari sebelum kita minta pengampunan. Tuhan bukan hanya mengampuni, Dia bahkan membayar harganya agar kita diselamatkan. Tuhan sudah mengampuni kita bahkan dari sebelum kita minta pengampunan. Kita diampuni dari kesalahan yang tidak terampuni. Itu sebabnya saya berkata bahwa orang yang tidak bisa memaafkan adalah orang yang sudah lupa bahwa dirinya juga sudah diampuni.



Ini bukan cuma sekedar teroi bagi saya. Pengalaman pribadi saya, ada seorang pria yang begitu dekat bahkan lebih dekat dari ayah saya. Dia mengatakan sesuatu yang sangat menyakiti saya dan sangat jelas sekali sehingga orang di komunitas saya menanyakan apakah saya baik-baik saja. Apa yang terjadi adalah saya terlalu sombong untuk mengakui bahwa saya terluka karena menurut saya mengakui terluka adalah suatu kelemahan dan saya tidak mau terlihat lemah, jadi saya abaikan. Tapi beberapa bulan kemudian, lama kelamaan hati saya jadi dingin, pelayanan jadi cuma suatu rutinitas dan pekerjaan bagi saya.


Saya merasa dingin dan kehadiran Tuhan tidak dapat dirasakan dan ditemukan dalam hati saya. Suatu hari saya bertanya kepada Tuhan apakah saya terluka karena saya merasakan begiitu sakit? Tuhan jawab ya! Dan saya minta tolong kepada Tuhan. Beberapa hari kemudian saya bertemu dengan orang yang menyakiti saya, lalu hati saya mulai membuat saya menangis dan berkata saya sudah mengampuni dia.


Beberapa minggu kemudian saya lihat dia lagi dan saya berpikir kenapa dia bisa diberkati padahal dia lakukan ini itu kepada saya dan saya pulang sambil memikirkan itu. Apapun yang saya lakukan, saya memikirkan hal ini bahkan saya bicarakan kepada istri saya sampai saya merasa takut.
Saya sudah mengampuni dia tapi kenapa saya masih merasa tersiksa??


Ada 1 prinsip yang tidak saya mengerti.

Kisah 24:16 (KJV)
And herein do I exercise myself, to have always a conscience void of offence toward God, and toward men.


Ada beberapa hal yang akan membuat kita tidak suka dan mendorong kita ke belakang tapi tidak membuat kita luka. Namun ada hal yang membuat kita terluka dan luka itu tidak hilang dalam 1 malam. Tapi, kalau luka tidak diobati dengan benar maka tidak akan sembuh.


Saya memilih Ruben menjadi volunteer untuk peragaan karena jika saya mendorong dia maka dia tidak akan terluka, kalau saya memilih salah 1 dari kalian, kalian bisa terluka. Kenapa? Karena saya tahu Ruben latihan dan kuat secara fisik.


Saya pernah terluka saat mendaki tembok dan saya perlu menjumpai terapi fisik. Terapis saya berkata saya bisa terluka saat memanjat karena saya kurang latihan. Saya jadi berpikir, ada orang - orang yang lemah secara rohani dan tidak membangun roh mereka. Mereka tidak berdoa, tidak membaca firman sehingga roh mereka lemah sehingga mudah terluka.,


Apa yang alkitab katakan tentang orang seperti itu?
Berbahagialah orang yang mengasihi firman Tuhan karena tidak ada yang akan melukai mereka.


Bagaimana kita latihan?
Matius 5:44 (CEV)
But I tell you to love your enemies and pray for anyone who mistreats you.


Mazmur 35:11-14 (TEV)
(11) Liars accuse me of crimes I know nothing about. (12) They repay evil for good, and I feel all alone. (13) When they were sick, I wore sackcloth and went without food. I truly prayed for them, (14) as I would for a friend or a relative. I was in sorrow and mourned, as I would for my mother.


Berdoalah bagi orang yang menyakiti Anda. Beberapa orang percaya pada satu kebohongan bahwa hanya doakan sesuatu yang terasa enak. Salah! 
Saat saya latihan fisik untuk lutut saya, rasanya tidak enak.
Saudara berdoa untuk sesuatu yang benar belum tentu rasanya enak.
Saya berdoa untuk orang yang mengasihi saya, awalnya terasa berat. Tapi seiring waktu saya mulai bersemangat dalam mendoakan dia. Beberapa minggu kemudian saya disembuhkan.
Beberapa minggu kemudian saya bertemu dengan orang itu lagi, ada sesuatu yang muncul di hati saya dan saya berpikir apalagi ini? Istri saya menyuruh saya untuk menghampiri orang itu. Saya menolak. Saya bertanya pada Tuhan apakah saya perlu datang kepada dia? Tuhan bilang iya sesuai firman Tuhan tentang mendatangi saudara kita yang menyakiti kita. Firman ini adalah firman yang sering disalahartikan atau disalahgunakan untuk menghampiri orang yang menyakiti kita dan mengatakan seberapa buruk orang itu menyakiti Anda.
Harusnya Anda datang untuk rekonsiliasi!


Tuhan mengampuni kita saat di kayu salib bahkan sebelum kita minta ampun. Apa yang terjadi kalau Tuhan mengampuni kita setelah kita minta maaf? Kita pasti sudah di neraka!


Apa yang membawa kita kepada repentance? Goodness and kindness of God.


Dulu saya pertama lihat orang ini, rasanya dia tidak pernah berbuat kesalahan maka saya mengasihi dia, ini adalah kasih yang tidak dewasa. Saat saya melihat kesalahan yang diperbuatnya, saya tidak mengasihi dia lagi, ini juga adalah kasih yang tidak dewasa. Sekarang, saya bisa melihat kesalahan yang diperbuatnya, tapi saya masih mengasihi dia, ini adalah kasih yang dewasa.
Saya mampu tetap mengasihi orang tersebut pastinya karena kasih Tuhan. Karena kasih Tuhan mampu menutupi segala sesatu.

Lukas 17:1 (NKJV)
Then He said to the disciples, “It is impossible that no offenses should come, but woe to him through whom they do come!

Kalau Anda masih bernafas, Anda masih bisa masuk dalam ketersinggungan.
Apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda akan menjadi le bih kuat atau sebaliknya?
Kata yunani untuk offense adalah skandalon yang artinya "a trap-trick", contohnya perangkap.
Umpan dimasukkan dalam jebakan untuk menarik Anda untuk masuk dan berada dalam tawanannya.


Dalam 2 timotius berkata bahwa orang yang terluka melakukan kehendak setan.
Orang yang terluka bukan mengeluarkan air kehidupan tapi air yang penuh kepahitan.
Apakah Anda punya hak unntuk tersinggung? Anda berhak melakukan apapun karena Anda diberikan kehendak bebas oleh Tuhan.
Tapi, jika Anda ingin bebas dan berjalan bersama Tuhan, Anda tidak punya hak untuk offended.

FAVORED (PART 1)

FEAST 14 JANUARY 2017
Ps David Adinata


WELCOME TO THE FEAST, THE HAPPIEST PLACE ON EARTH! 


TEMA TAHUN 2017 : FAVORED
PEMBAHASAN MINGGU INI : PREPARATION


FAVORED adalah perkenanan Tuhan.
FAVORED berbicara tentng kita adalah orang yang lebih daripada dikasihi Tuhan.
Kita berdosa, tapi karena kita adalah kesukaan Tuhan, maka kita dilayakkan Tuhan.

Tuhan selalu memberkati kita, pertanyaannya adalah apakah kita siap untuk menerima berkat yang dari Tuhan? Apakah kita sudah mempersiapkan diri untuk menerima berkat dan rancangan Tuhan dalam hidup kita?


Amsal 26:13-16
(Ams 26:13) A person who is lazy and wants to stay home says, "What if there is a lion out there? Really, there might be a lion in the street!"
(Ams 26:14) Like a door on its hinges, a lazy man turns back and forth on his bed.
(Ams 26:15) Lazy people are too lazy to lift the food from their plate to their mouth.
(Ams 26:16) Lazy people think they are seven times smarter than the people who really have good sense.


Bagaimana kita bisa menerima perkenanan Tuhan dan tinggal dalam perkenanan Tuhan jika kita malas? Sesungguhnya banyak sekali kegagalan - kegagalan karena kita membuat suatu resolusi tapi kita hanya melakukan di awal saja dengan penuh semangat tapi akhirnya tidak sesuai dengan yang kita mau karena kita tidak sungguh - sungguh dan terlalu malas untuk mencapainya.

Kalau ingin mencapai janji Tuhan dan hidup dalam perkenanan Tuhan, melekatlah kepada Tuhan.


PREPARATION

Bagian dari PREPARATION, hal pertama yang harus disiapkan adalah sesuai dengan apa yang dikatakan oleh orang bijak bahwa hidup kita penuh dengan pembelajaran.

Tuhan tidak ingin kita anak-anakNya dengan gampangnya mendapatkan sesuatu.
Seperti orangtua, jika ingin anaknya tumbuh disiplin, bertanggungjawab dan tidak manja maka tidak semua keinginannya dipenuhi.
Karena orangtua yang baik dan bijak, yang ingin anaknya berhasil dan satu-satunya cara adalah dengan memberikan kailnya, agar anak belajar mencapai sesuatu dengan keberhasilannya sendiri.
Karena jika orangtua selalu menuruti dan memberikan segala yang diminta anaknya, anaknya akan tumbuh menjadi manja.

Jika seseorang yang mudah mendapatkan sesuatu maka orang tersebut dengan gampangnya melepaskan sesuatu karena tidak mengerti proses mendapatkan sesuatu itu bagaimana.

Saya punya seorang teman yang sangat kaya, saat putrinya baru lulus dari sekolah arsitek, sebenarnya dengan mudahnya dia bisa membukakan anaknya sebuah perusahaan, tapi ayahnya menyuruh anaknya untuk kerja dulu untuk ikut orang, dengan tujuan agar si anak belajar dari hal dasar dan detail tentang menjalankan suatu perusahaan.


Apa hubungannya dengan kita dan perkenanan Tuhan?
Bapa kita di surga tidak ingin kita jadi anak yang gampang.
Sesungguhnya, Bapa di surga sudah menyediakan segala yang terbaik tapi yang harus kita lakukan adalah kita harus berjalan, bekerja dan berupaya untuk mendapatkan hal itu.

Sudahkah kamu berupaya dari talenta apapun yang ada padamu?


Tujuan hidup yang Tuhan ingin kita penuhi adalah berbuah. Karena kalau kita berbuah, maka hidup kita berguna bagi orang lain.



Poin pertama : EDUCATION

Amsal 15:22
(Ams 15:22)  Without counsel plans fail, but with many advisers they succeed.


Mentor adalah seseorang yang qualified dan Saudara percayai, yang punya pengalaman terutama di bidang yang Saudara sedang tekuni.



A. WHO ARE YOUR MENTOR?

Amsal 20:18
(Ams 20:18)  Get good advice when you make your plans. Before you start a war, find good advisors.

Kadang orang yang kita under estimate bisa memberi advice yang baik terutama jika dia ahli di bidangnya.

Tuhan tidak menciptakan Saudara untuk jadi biasa - biasa saja, apapun talenta Saudara, Tuhan ingin hidupmu maksimal.
Ingat cerita tentang hamba yang diberikan talenta, justru hamba yang punya 1 talenta tidak mengembangkan talentanya.

Sorry to say, yang biasa talentanya hanya 1, malah sombong dan tidak mau belajar.


Saya dulu bekerja dan akhirnya memilih bekerja sendiri dengan menjalankan bisnis adalah karena saya memiliki mentor yang berpengalaman 40 tahun di bidang yang saya mau jalani.
Turuti apa kata mentormu, karena saya mengalami sendiri bahwa saya tidak menuruti kata mentor saya dan saya merasakan sendiri hal yang tidak enak. Mentor saya menyarankan suatu hal karena dia pernah mengalami, sedangkan saya merasa sudah pintar sehingga tidak mau menuruti apa kata dia.

Generasi sekarang ingin hasil cepat dan melupakan yang namanya proses.
Ingat! Tuhan ingin kita mengalami proses demi proses karena proses membentuk karakter.
Masalah jangan digerutui karena itu adalah persiapan untuk menerima berkat yang lebih besar.
Terkadang kita ga achieve karena Tuhan liat kita belum siap.


Belajar terus menerus, banyak bertanya, itulah gunanya Anda punya mentor.
Choose a mentor who will sharpen you not the one who pleases you.

Mungkin Anda di kritik dan tidak enak. Tapi dari yang tidak enak itu, Anda dibawa ke sesuatu yang lebih besar.


Be humble to receive feedback.Syaratnya hanya rendah hati saja maka kita bisa dibawa ke level yang lebih jauh lagi.



There are two kind of mentor:
  • Personal mentor
  • Virtual mentor 

Ada 2 golongan keras.
Yang pertama doa dan beriman saja tapi tidak mengerjakan apa-apa.
Jika kita tidak melakukan sesuatu, sesuai firman Tuhan, iman tanpa perbuatan mati.
Yang kedua hanya bekerja dan melakukan segala sesuatu tanpa merasa membutuhkan Tuhan. Masalahnya suatu saat ada satu titik dimana goal di dunia tercapai, tidak bisa memberikan kebahagiaan sejati karena ada ruang kosong di hati kita yang hanya bisa diisi oleh Tuha.


Jika kita sungguh - sungguh mencari Tuhan dan memilih bidang pekerjaan dan melakukan hal yang sesuai dengan talenta kita dengan segenap hati maka kombinasi dari 2 hal tersebut akan membuat hidup kita complete.


B. Practice makes perfect
Berapa banyak dari kita yang sungguh-sungguh mempersiapkan diri untuk mencapai kesuksesan kita? We have to do something!

There are no limits on learning.

Umur tidak membatasi kita untuk berhenti belajar. Jadilah excellent dalam bidang yang kamu jalani saat ini agar memuliakan Tuhan.

Point kedua : Environment

Kita butuh lingkungan yang mendukung kita.
Kalau kita ingin menghadapi suatu permasalah, belajar dari orang yang sudah melaluinya.
Punyailah kelompok persekutuan kecil sehingga Anda bisa saling belajar dan saling memberkati.
Sesuai firman Tuhan, besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya.

Dengan mempunyai kelompok persekutuan, Anda akan sadar bahwa Anda tidak sendiri.
Dengan mempunyai kelompok persekutuan, Anda juga mempunyai teman - teman yang bisa mendoakan Anda, karena jangan remehkan kuasa doa.

MELIMPAH

Ibadah pertama JPCC
Service 1 - The Kasablanka
By Ps Jussar Badudu

Tema tahun 2017 : ALIVE

Momen tahun baru sering dijadikan moment restart. Bukan hanya tahun yang baru, ada bulan baru bahkan detik baru.
Tuhan akan dukung apapun yang kita lakukan selama itu ada dalam rencana Tuhan.

Tuhan jauh lebih ingin kita naik dibanding kita sendiri. Dia mau hidup kita melimpah.

Yohanes 10:10
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Bukan saja kehidupan kekal tapi juga hidup yang melimpah. Melimpah itu artinya sampai tumpah keluar karena kebanyakan.
Melimpah sering dikonotasikan sebagai sesuatu yang positif.

Efesus 2:4-5
Tetapi Allah yang kaya dengan rahmat, oleh karena kasih-Nya yang besar, yang dilimpahkan-Nya kepada kita, telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita -- oleh kasih karunia kamu diselamatkan --

Sejak terima Tuhan, kita bukan hanya hidup untuk bertahan hidup.
Karena Tuhan kaya dan kasihnya besar maka hidup kita melimpah dan lebih hidup.
Dia mau memimpin, membimbing dan memberitahu rencana kehidupan kepada kita.

Waktu potensi kita terpakai sesuai dengan potensi apa yang Tuhan taruh maka hidup kita melimpah.
Tanpa Roh Kudus hidup kita no rushes dan no goal, hidup kita tidak bisa melimpah.

Tanpa Roh Kudus, tidak ada pembimbing. Dia ingin hidup kita melimpah sesuai dengan pribadi kita.

Efesus 5:32
Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.

Rahasia ini bukan rahasia lagi karena sudha diberitahukan.
Rahasia hidup berkelimpahan adalah hubungan kita dengan Tuhan.

Maz 23:1-3
Mazmur Daud. Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.   Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;  Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya.

Daud tahu bahwa dia tidak akan kekurangan. Bukan berarti dia tidak mengalami pergumulan. Dia tetap akan mengalami pergumulan tapi dia tahu bahwa dia tidak akan pernah mengalami kekurangan.

Domba makanannya adalah rumput. Daud berkata perihal membaringkan di padang rumput yang hijau. Gambaran bahwa dia dibaringkan bahkan di atas makanannya. Domba tidak akan tidur di tempat yang tidak aman, tapi ini dibaringkan di padnag rumput hijau. Menggambarkan bahwa Tuhan sebagai gembala akan menjaga dan melindungi sehingga kita bisa tidur berbaring di padang rumput dengan aman.

Bahkan dibawa ke air yang tenang untuk minum. Di air tenang juga bukan tidak mungkin ada buaya, tapi ini perumpamaan bahwa keamanan si domba terjamin oleh si gembala.

Ia menuntun aku di jalan yang benar, menggambarkan bahwa Tuhan mau menuntun setiap langkah kita.

Kita bicara tentang kelimpahan, kelimpahan apa yang dimaksud?

Mari kita lihat, ada 2 macam orang. Yaitu orang yang tidak kelimpahan dan orang yang kelimpahan.

Ciri orang yang tidak kelimpahan
1. Orang yang tidak melimpah adalah orang yang berusaha dan berupaya untuk memuaskan diri sendiri dengan kekuatan sendiri meskipun sudah punya. Orang yang tidak pernah merasa cukup.

Pengkotbah 5:10
Dengan bertambahnya harta, bertambah pula orang-orang yang menghabiskannya. Dan apakah keuntungan pemiliknya selain dari pada melihatnya?

2. Tidak mengeluarkan potensi dalam kehidupannya.

Sehingga walaupun sudah punya tapi rasanya tidak melimpah dan tetap ada yang kosong.

Tragedi terbesar bukan hanya punya 1 talenta tapi gagal menggunakannya.

3. Orientasinya diri sendiri (aku)
Pengkotbah 2:10-11
Aku tidak merintangi mataku dari apa pun yang dikehendakinya, dan aku tidak menahan hatiku dari sukacita apa pun, sebab hatiku bersukacita karena segala jerih payahku. Itulah buah segala jerih payahku. Ketika aku meneliti segala pekerjaan yang telah dilakukan tanganku dan segala usaha yang telah kulakukan untuk itu dengan jerih payah, lihatlah, segala sesuatu adalah kesia-siaan dan usaha menjaring angin; memang tak ada keuntungan di bawah matahari.

Blm tentu tidak punya tapi jadi sia-sia karena tidak pernah puas bahkan tidak pernah bersyukur. Bahkan dalam melakukan segala sesuatu dibandingkan dengan orang lain.

Kehidupannya tidak melimpah karena selalu iri melihat kehidupan orang lain

Amsal 14:30
Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.

Timbul iri hati karena orientasi diri sendiri

Sedangkan kebalikan dari orang yang tidak kelimpahan adalah orang yang kelimpahan.
Orang yang melimpah hidupnya orientasi terhadap Tuhan/hidupnya disenangkan oleh Tuhan.

Ciri orang yang melimpah
1. Sadar dia MILIK Kristus
Roma 8:32
Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

Yohanes 6:35
Kata Yesus kepada mereka: “Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.

2. Mau memberi
Hendaklah generosity jadi bagian dari gaya hidup.

Maleakhi 3:10
Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman Tuhan semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.

Lukas 6:38
Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.”

Supaya Allah juga memberikan kepadamu dan kamu menerima pemberian yang berlimpah - limpah, hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan memberi.

3. Selalu tersambung
Yohanes 16:24
Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.

Efesus 3:20
Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita,

Orang yang berkelimpahan selalu tersambung dengan sumber segala sumber.

Yohanes 15:5
Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.

Yohanes 14:12
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;

Jika kita melakukan pekerjaan -pekerjaan yang lebih besar, itu merupakan salah satu tanda bahwa hidup kita berkelimpahan.

Dan sebagai ayat penutup :
Mazmur 23:5
Engkau menyediakan hidangan bagiku, di hadapan lawanku; Engkau mengurapi kepalaku dengan minyak; pialaku penuh melimpah.

Lawan di sini bicara tentang segala sesuatu yang kita hadapi.